Author: peacenews

0

Iman Tak Sekadar Diucap

  Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan kepada kita berupa nikmat iman, Islam, dan nikmat sehat, baik berupa sehat rohani maupun jasmani, sehingga kita bisa berkumpul...

0

Serba-Serbi Bahasa Waria

  Latar belakang kenapa ini harus saya tuliskan adalah karena waria mengalami kehidupan yang kompleks, tidak mudah menjadi waria di Indonesia. Namun identitas waria sejatinya meninggalkan kultur, budaya bahasa tersendiri, yang bahasa ini digunakan...

0

Manusia Cerminan Tuhan

  Siapakah manusia sebenarnya? Banyak sekali definisi yang sudah dirumuskan oleh pakar tentang manusia. Manusia adalah binatang yang berpikir, manusia adalah binatang yang tertawa, manusia adalah makhluk yang berakal budi, dsb. Namun pada akhirnya...

0

Belajar Kebaikan untuk Toleransi

  Belajar dalam kehidupan adalah sebuah kesempatan untuk selalu mengembangkan diri secara terus-menerus demi memberikan keseimbangan hidup seiring dinamika kehidupan yang sangat kompleks dan penuh dengan kejutan. Belajar dari apa pun dan siapa pun...

0

Harapan Baru dari Yogyakarta

  Minggu, 21 November kemarin menjadi penutup dari rangkaian Student Interfaith Peace Camp (SIPC) yang diselenggarakan sejak hari Jumat. Setelah vakum hampir dua tahun karena pandemi, Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC) Yogyakarta didukung oleh...

0

“Keperawanan”=”Kesucian?”

Keperawanan menjadi salah satu hal yang sering dibahas. Isu tentang keperawanan juga seringkali dikaitkan dengan tes-tes yang tidak ada relevansinya seperti tes masuk militer. Beruntungnya mulai September 2021, TNI menghapus kebijakan ini. Isu keperawanan...

0

Teladan Muhammad di Persimpangan Jalan

  Nama “Muhammad” sudah tidak asing kita dengarkan saat ini. Bukan saja karena nama tersebut sudah populer digunakan, tetapi karena nama tersebut juga merepresentasikan figur penting kemunculan Islam sebagai agama penerus risalah Nabi Musa...

0

Merancang Islam di Masa Depan

  Berimajinasi biasanya lekat pada dunia anak. Sebab mereka tidak dibatasi dengan pengetahuan dan ekspektasi layaknya orang dewasa. Makin dewasa kita lebih banyak dituntut untuk berpikir realistis terhadap keadaan daripada berangan-angan. Meski demikian sebenarnya...